Kamis, 29 November 2012

Nikotin


Nikotin adalah obat yang bersifat adiktif, sama seperti kokain dan heroin. Bentuk nikotin yang paling umum adalah tembakau, yang dihisap dalam bentuk rokok, cerutu, dan pipa.  Tembakau juga dapat digunakan sebagai tembakau sedotan dan dikunyah (tembakau tanpa asap). Walaupun kampanye tentang bahaya merokok sudah menyebutkan betapa berbahayanya merokok bagi kesehatan tetapi pada kenyataannya sampai saat ini masih banyak orang yang terus merokok. Hal ini membuktikan bahwa sifat adiktif dari nikotin adalah sangat kuat.
Secara perilaku, efek stimulasi dari nikotin menyebabkan peningkatan perhatian, belajar, waktu reaksi, dan kemampuan untuk memecahkan masalah. Menghisap rokok meningkatkan mood, menurunkan ketegangan dan menghilangkan perasaan depresif. Pemaparan nikotin dalam jangka pendek meningkatkan aliran darah serebral tanpa mengubah metabolisme oksigen serebral, tetapi pemaparan jangka panjang akan disertai dengan penurunan aliran darah serebral. Berbeda dengan efek stimulasinya pada sistem saraf pusat, bertindak sebagai relaksan otot skeletal. Komponen psikoaktif dari tembakau adalah nikotin. Nikotin adalah zat kimia yang sangat toksik. Dosis 60 mg pada orang dewasa dapat mematikan, karena paralisis ( kegagalan ) pernafasan.


Nikotin adalah merupakan candu yang sangat kuat ! Nikotin rokok mengandung lebih banyak zat addictive (zat yang menyebabkan kecanduan) daripada heroin ataupun kokain. Perusahaan-perusahaan rokok seringkali memanipulasi kadar nikotin pada rokok yang mereka produksi agar memberikan rasa yang tetap sama. Mereka juga tidak bisa memastikan kadar nikotin yang sama pada setiap batang rokok yang anda hisap.



 



 











Berikut ini merupakan bagan proses biosintesis Nikotin.




3 komentar:

  1. dari manakah di hasilkan nicotinic acid pada proses biosintesis nikotin?
    dan bagaimana reaksi yang terjadi pada nicotinic acid tersebut menjadi nikotin?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berdasarkan literatur yang saya baca, asam nikotinat di hasilkan melalui konversi nicotinamide oleh nicotinamidase enzim.
      Untuk membentuk nikotin, asam nikotinat di konversi menjadi 2,5-dihydropyridine melalui 3,6-dihydronicotinic asam. 2,5-dihydropyridine intermediate kemudian akan bereaksi dengan N-metil-1-pyrrollidium kation untuk membentuk enansiomer murni Nikotin.

      Hapus
  2. baiklah saudara eko, saya akan coba menjawab,
    1. jalur biosintesis nikotin melibatkan reaksi penghubung antara dua struktur siklik yang membentuk nikotin. Studi metabolik menunjukkan bahwa cincin piridin nikotin berasal dari asam nikotinat, sementara pirolidon ini berasal dari N-metil-∆1-pyrrollidium kation.
    Asam nikotinat/nicotinic acid ini dimulai dengan reaksi oksidasi asam aspartat yang dibantu dengan oksidase aspartate (AO) menjadi α-imino suksinat. Lalu diikuti dengan raksi kondensasi dengan gliseraldehida-3-fosfat dan siklisasi yang dikatalisis oleh quinolinate sintase (QS) untuk membentuk asam quinolinat. Kemudian asam quinolinat bereaksi membentuk asam nikotinat mononukleotida (NaMN) yang dikatalisis oleh asam quinolinat fosforibosil transferase (QPT). Reaksi selanjutnya yaitu reaksi yang berlangsung melalui siklus pemulihan NAD untuk menghasilkan asam nikotinat melalui konversi nikotiamida dari enzim nicotinamidase.
    2. adapun reaksi yang terjadi pada nikotinic acid tersebut menjadi nikotin adalah asam nicotinat mengalami konversi menjadi asam 3,6-dihydronicotinic, lalu asam 3,6-dihydrinicotinic ini mengalami konversi menjadi 2,5-Dihydropyridine. 2,5-dihydropyridine ini kemudian bereaksi dengan kation N-metil-∆1-pyrrollidium untuk membentuk nikotin.

    BalasHapus